Kromatografi kolom

Posted by alam bercak on Thursday, March 14, 2013

Kromatografi kolom
 
Kromatografi adalah suatu nama yang diberikan untuk teknik adalah, adsorben dibuat seperti bubur dengan pelarut elusi, kemudian dimasukan ke dalam tabung pemisah.
Sebagai bahan sorbsi digunakan bahan yang sama dengan kromatografi lapis tipis yaitu silika gel, aluminium oksida, poliamida, selulosa, selanjutnya juga arang aktif dan gula tepung. Tergantung dari cara pengembangan dapat dibedakan kromatografi elusi, kromatografi garis depan, dan kromatografi pendesakan.
Yang paling sering digunakan adalah kromatografi elusi. Untuk itu larutan pekat senyawa yang diperiksa dimasukkan ke dalam kolom, kemudian pelarut elusi ditambahkan dan sedapat mungkin dibiarkan mengalir pada suhu dan kecepatan aliran yang konstan, sampai tercapai pemisahan. Campuran senyawa akan terpisah menjadi zona-zona. Zona adalah bagian kolom pemisahan yang mengandung senyawa yang ditentukan.
Pada kromatografi garis depan, larutan yang diperiksa ditambahkan pada kolom secara kontinyu. Larutan mengandung zat yang lebih kuat diadsorbsi dibandingkan pelarutnya. Yang akan mengalir keluar adalah pelarut murni, sampai seluruh kolom dilapisi zat yang larut. Karena zat ini saling mendesak, maka masing-masingnya akan tampak sebagai zona yang dibatasi tanpa ruang antara. Untuk pelaksanaan kromatografi pendesakan juga mula-mula larutan pekat zat yang diperiksa ditambahkan dalam kolom. Kolom ini tidak dikembangkan dengan pelarut murni atau campuran pelarut elusi, tetapi dengan larutan zat yang lebih kuat diadsorbsi dari semua komponen yang diperiksa. Zat yang dinyatakan sebagai pendesak akan bekerja dengan menggeser semua komponen lain, yaitu zat yang hendak dipisahkan, yang kemudian masing-masingnya akan menjadi pendesak bagi yang berikutnya.
Zat yang bergerak cepat akan segera meninggalkan kolom selama proses kromatografi dan akan muncul di eluat yaitu dalam cairan yang keluar. Eluat ditampung dengan sejumlah tabung reaksi secukupnya, difraksinasi dan fraksi yang mengandung zat yang sama disatukan. Jika hasil yang keluar harus ditampung dalam porsi yang sangat banyak, maka
digunakan penampung fraksi. Penampung fraksi adalah suatu peralatan otomatis sebagai pengganti tabung reaksi sebagai wadah penampung yang setelah satuan waktu tertentu yang dapat disetel setelah diperoleh suatu volume penuh tertentu akan berubah secara otomatis.
Zat yang bergerak lambat, selama proses kromatografi tidak terelusi. Zat ini akan tinggal tetap dalam kolom dan setelah berakhirnya pengembangan dan pemisahan mekanik kolom dielusi dan adsorben secara ekstraksi dengan pelarut yang sesuai.
Kromatografi kolom pertama-tama digunakan untuk mendapatkan hasil zat murni secara preparatif dari campuran, tetapi kemudian digunakan untuk pemisahan zat pada penentuan kuantitatif, untuk pemurnian pelarut organik dari senyawa yang mengadsorbsi lemak, bahkan untuk pemisahan diastereomer dan rasemat. Pemisahan rasemat tentu saja dengan menggunakan bahan sorbsi aktif optik.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment