Pengertian Chemical Oxygen Demand (COD)

Posted by Red White Science on Thursday, April 11, 2013


Pengertian Chemical Oxygen Demand (COD)

            Chemical oxygen Demand (COD) atau kebutuhan oksigen kimia (KOK) merupakan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat- zat organik yang ada dalam sampel air atau banyaknya oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat- zat organik menjadi CO2 dan H2O. Pada reaksi ini hampir semua zat yaitu sekitar 85% dapat teroksidasi menjadi CO2 dan H2O dalam suasana asam, sedangkan penguraian secara biologi (BOD) tidak semua zat organik dapat diuraikan oleh bakteri. Angka COD merupakan ukuran bagi pencemaran air oleh zat- zat organik yang secara alamiah dapat dioksidasikan melalui proses mikrobiologis, dan mengakibatkan berkurangnya oksigen terlarut didalam air .
            Menurut Metcalf and Eddy (1991), COD adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi senyawa organik dalam air, sehingga parameter COD mencerminkan banyaknya senyawa organik yang dioksidasi secara kimia. Tes COD digunakan untuk menghitung kadar bahan organik yang dapat dioksidasi dengan cara menggunakan bahan kimia oksidator kuat dalam media asam.
Beberapa bahan organik tertentu yang terdapat pada air limbah, kebal terhadap degradasi biologis dan ada beberapa diantaranya yang beracun meskipun pada konsentrasi yang rendah. Bahan yang tidak dapat didegradasi secara biologis tersebut akan didegradasi secara kimiawi melalui proses oksidasi, jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi tersebut dikenal dengan Chemical Oxygen Demand. Kadar COD dalam air limbah berkurang seiring dengan berkurangnya konsentrasi bahan organik yang terdapat dalam air limbah, konsentrasi bahan organik yang rendah tidak selalu dapat direduksi dengan metode pengolahan yang konvensional.
Angka COD merupakan ukuran bagi pencemaran air oleh zat organik yang secara alamiah dapat dioksidasi dan mengakibatkan berkurangnya oksigen terlarut dalam air. Maka konsentrasi COD dalam air harus memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan agar tidak mencemari lingkungan. 
              Uji COD yaitu suatu uji yang menentukan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bahan-bahan organik yang terdapat didalam air. Pengukuran COD didasarkan pada kenyataan hampir semua bahan organik dapat dioksidasi menjadi karbondioksida dan air dengan bantuan oksidator kuat yaitu kalium dikromat ( K2Cr2O7) dalam suasan asam. Dengan menggunakan dikromat sebagai oksidator, diperkirakan sekitar 95 % - 100 % bahan organik dapat dioksidasi.
              Air yang telah tercemar limbah organik sebelum reaksi berwarna kuning dan setelah reaksi oksidasi berubah menjadi warna hijau. Jumlah oksigen yang diperlukan untuk reaksi oksidasi terhadap limbah organic seimbang dengan jumlah kalium dikromat yang digunakan pada reaksi oksidasi.
              Pada analisa COD dari suatu air limbah menghasilkan nilai COD selalu lebih tinggi dari nilai BOD . Perbedaan antara kedua nilai disebabkan banyak faktor antara lain:
a.      Bahan kimia yang tahan terhadap oksidasi biokimia tetapi tidak tahan terhadap oksidasi kimia seperti lignin.
b.      Bahan kimia yang dapat dioksidasi secara kimia dan peka terhadap oksidasi biokimia tetapi tidak dalam uji BOD seperti selulosa, lemak berantai panjang atau sel- sel mikroba. Adanya bahan toksik dalam limbah yang akan mengganggu uji BOD tetapi tidak uji COD.
c.       Angka BOD adalah jumlah komponen organik biodegradable  dalam air buangan, sedangkan tes COD menentukan total organik yang dapat teroksidasi, tetapi tidak dapat membedakan komponen biodegradable/ nonbiodegradable.
d.     Beberapa substansi anorganik seperti sulfat dan tiosulfat, nitrit dan besi yang tidak akan terukur dalam tes BOD akan teroksidasi oleh kalium dikromat, membuat nilai COD anorganik yang menyebabkan kesalahan dalam penetapan komposisi organik dalam laboratorium.
e.      Hasil COD tidak tergantung pada aklimasi bakteri sedangkan tes BOD sangat dipengaruhi aklimasi seeding bakteri. Aklimasi  adalah perubahan adaptif yang terjadi pada bakteri dalam kondisi yang terkendali. 
Advertisement

3 comments:

  1. tugas aku tenranf ini,makasih uda share ya.

    ReplyDelete
  2. Ada permasalahan dengan AIR atau Pengolahan Air Limbah Di Perusahaan,Pabrik2,Perumahan dan Lingkungan ANDA.Kami PT SURYA PRIMA PHARMA dengan Brand ADVANCED REGENERATIVE SYSTEM (ARS) adalah International Trading & Development Company yang berkonsentrasi dibidang AIR, ENERGI dan PANGAN.
    Perusahaan Kami dapat memberikan SOLUSI Terbaik dalam Penanggulangan AIR BERSIH dan AIR MINUM serta PENGOLAHAN AIR LIMBAH. Peralatan kami menggunakan media buatan Jerman (Watch Water) yang sudah terbukti dan diakui di Eropa, Amerika dan Afrika. Selain itu juga bisa diterapkan pada BOILER,COOLING TOWER,Savage Treatment Plant / Wastewater Treatment Plant dan lain sebagainya.
    Filterrisasi System Air ini juga sangat Cocok untuk Perikanan,Peternakan,Perkebunan juga jadi AMAN untuk KESEHATAN dan Lingkungan... Ingin Consultasikan masalah tersebut bisa menghubungi contact person dibawah ini....Tks
    Best Regards,
    ekoy
    Advance Regenerative System
    PT. SURYA PRIMA PHARMA
    Hp : 0878 7737 8189 / 0853 1990 6668
    Email : ekoy88ars@gmail.com
    Web Site : www.ars-indonesia.com

    ReplyDelete