Seledri (Apium graveolens, Linn.)

Posted by Red White on Sunday, March 24, 2013


Seledri

Seledri (Apium graveolens, Linn.)
Familia : Apiaceae
Nama Lokal
Celery (Inggris), Celeri (Perancis), Seleri (Italia); Selinon, Parsley (Jerman), Seledri (Indonesia); Sledri (Jawa), Saledri (Sunda).
Detail
Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikatageorikan sebagai sayuran, perkebunan seledri di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk. Tumbuhan berbonggol dan memiliki batang basah bersusun ini, pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan diantaranya seledri yang umbinya dapat dimakan. Di Indonesia daun seledri dimanfaatkan untuk pelengkap sayuran (mis. untuk sup). Bagi bangsa Romawi Kuno tumbuhan seledri digunakan sebagai karangan bunga. Menurut ahli sejarah botani, daun seledri telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak abad XZII atau tahun 1640, dan diakui sebagai tumbuhan berkhasiat obat secara ilmiah baru pada tahun 1942. Pengembangbiakan tanaman seledri dapat digunakan 2 cara, yaitu melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.
Komposisi
Kandungan kimia
Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain, (per 100 gr): a. kalori sebanyak 20 kalori, b. protein 1 gram c. lemak 0,1 gram d. hidrat arang 4,6 gram e. kalsium 50 mg f. fosfor 40 mg g. besi 1 mg h. Vitamin A 130 SI i. Vitamin B1 0,03 mg j. Vitamin C 11 mg Dan 63% bagian dapat dimakan. Daun seledri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.
Bagian yang digunakan
Daun, dan Tangkai daun.
Pemanfaatan untuk obat darah tinggi
Cara Pemakaian
1. Bahan : daun seledri secukupnya.
2. Cara membuat : diperas dengan air masak secukupnya kemudian disaring.
3. Cara menggunakan : diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan dilakukan secara teratur.
Catatan
Penggunaan berlebihan berbahaya!
Pemanfaatan lain
Selain untuk mengobati darah tinggi, seledri juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati :
Sakit mata, dan Reumatik.
Advertisement

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment